Memilih untuk mendirikan badan usaha merupakan pilihan yang sangat tepat. Selain untuk meningkatkan ekonomi bangsa. Mendirikan badan usaha juga bisa membuka lapangan usaha bagi para penggangguran. Untuk mendirikan badan usaha memang harus memiliki izin yang dikeluarkan oleh notaris. Karena hal ini dapat mengamankan setiap usaha yang dilakukan dala kacamata hukum. Untuk Perizinan Usaha sendiri dapat dilakukan oleh pendiri usaha atau melalui jasa pembuatan badan usaha. Biasanya badan usaha terdiri dari 2, yaitu CV dan PT. keduanya memililiki perbedaan saat pengurusan izin. Nah, kali ini kita akan membahas satu persatu tentang syarat untuk membuat kedua badan usasa tersebut.

CV atau perusahaan Persekutan merupakan sebuah badan usaha yang memiliki dua atau lebih pemodal. Kedua para pemodal tersebut terdiri dari sekutu aktif dan sekutu pasif. Sekutu aktif merupakan pemodal dan penanggung jawab atas keberlangsunga badan usaha. Sedangkan sekutu pasif hanya sebagai pemberi modal saja. Nah untuk mendirikan dan mengurus Perizinan Usaha dapat dilakukan melalui Jasa Pembuatan CV. Karena jika tidak para pendiri harus mengurus semua persyaratan seperti,

  1. FC KTP pendiri (minimal 2 bukan suami istri)
  2. Mengisi formulir pembuatan CV
  3. FC KK penanggungjawab
  4. NPWP Pengurus
  5. FC PBB
  6. FC surat kontrak
  7. Surat Keterangan Domisili

Berbeda dengan PT atau Perseroan terbatas. Karena PT merupakan badan usaha yang memiliki perjanjian persekutuan modal berdasarkan besar saham yang ditanamkan. Selain itu pendirian PT juga berdasarkan UU tentang Perseroan Terbatas. Walaupun sama dari hal minimal pendiri yaitu 2 orang, tapi pendiri PT boleh berasal dari warna negara asing. Saat pengurusan Perizinan Usaha pun jauh berbeda, karena pengeluaran akta PT sudah diatur oleh UU. Nah jika masih bingung untuk mendirikan PT, para pendiri badan usaha bisa menggunakan Jasa Pembuatan PT. dengan begitu urusan yang dilakukan hanyalah mencari para penanam saham dan mejalankan sebuah perusahaan. Sudah banyak untuk saat ini jasa untuk pembuatan PT atau CV. Dengan kemudahan tersebut para pendiri tidak perlu untuk bolak balik mengurus perizinan di kantor notaris.